<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>PRIMARAGA</title>
	<atom:link href="http://primaraga.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://primaraga.wordpress.com</link>
	<description>Sehat adalah dambaan setiap insan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Jan 2008 02:01:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='primaraga.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>PRIMARAGA</title>
		<link>http://primaraga.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://primaraga.wordpress.com/osd.xml" title="PRIMARAGA" />
	<atom:link rel='hub' href='http://primaraga.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PETUNJUK PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3 K)</title>
		<link>http://primaraga.wordpress.com/2008/01/22/petunjuk-pertolongan-pertama-pada-keeelakaan-p3-k/</link>
		<comments>http://primaraga.wordpress.com/2008/01/22/petunjuk-pertolongan-pertama-pada-keeelakaan-p3-k/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 08:50:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lutfi08</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primaraga.wordpress.com/2008/01/22/petunjuk-pertolongan-pertama-pada-keeelakaan-p3-k/</guid>
		<description><![CDATA[SEBAIKNYA semua orang dewasa mengerti dan mempelajari cara-cara memberikan pertolongan pertarna pada keeelakaan. Selarna kehidupan bermasyarakat tolong-menolong merupakan suatu keharusan, dan memang setiap orang ingin berbuat sesuatu bila berhadapan dengan orang yang tertimpa keeelakaan, narnun banyak penderita tidak mendapat pertolongan sebagaimana mestinya karena penolong tidak rnempunyai pengetahuan sedikit pun di hidang iw. Maka dan itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primaraga.wordpress.com&amp;blog=2583873&amp;post=4&amp;subd=primaraga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Times New Roman"><b><span style="font-size:18pt;"></span></b><b><span style="font-size:14pt;"></span></b></font><b><span><span></span><br />
<font face="Times New Roman">SEBAIKNYA </font></span></b><span><font face="Times New Roman">semua orang dewasa mengerti dan mempelajari cara-cara memberikan pertolongan pertarna pada keeelakaan. Selarna kehidupan bermasyarakat tolong-menolong merupakan suatu keharusan, dan memang setiap orang ingin berbuat sesuatu bila berhadapan dengan orang yang tertimpa keeelakaan, narnun banyak penderita tidak mendapat pertolongan sebagaimana mestinya karena penolong tidak rnempunyai pengetahuan sedikit pun di hidang iw. Maka dan itu hila Anda rngin menolong orang dalam keadaan gawat atau keeelakaan, pelajariiah sekarang juga dasar-dasarnya. Bila Anda tidak belajar sekarang, maka pada saat dibutuhkan Anda akan kebingungan, bahkan mungkin pula akan memperburuk keadaan korban.</font></span></p>
<p style="margin-bottom:12pt;text-align:justify;"><font face="Times New Roman"><span>Keahlian untuk menolong jiwa tidak sulit dipelajari bahkan dapat dipelajari oleh anak-anak yang sudah berumur 10 tahun. </span>Namun yang terpenting adalah melatih diri sebelum terjadi keeelakaan, agar bila menghadapi kecelakaan tidak menjadi bingung dan panik, sehingga kita dapat memberikan pertolongan dengan cepat dan tepat.<br />
Sebelum memberi pertolongan pada penderita kecelakaan, sebaiknya Anda perhatikan dulu kecelakaan apa yang terjadi dan perhatikan juga keadaan sekitarnya, apakah telah arnan atau rnasih terjadi bahaya, terutarna pada gempa bumi, kebakaran, peperangan, dan sebagainya. Usahakan sewaktu memberi pertolongan jangan Anda sendiri mengalami nasib yang sama. Jadi pikirlah dengan tenang, tentang keamanan diri sendiri, sebelum Anda bertindak agar pertolongan dapat dengan cepat dan tepat narnun diri Anda sendiri tetap aman.</font></p>
<p><font face="Times New Roman">Bila herhadapan dengan kecelakaan lalu lintas, hentikan dulu lalu lintas itu, atau bila herhadapan dengan korban kebakaran bawalah dulu ke tempat yang aman. Bila Anda berhadapan dengan banyak korban sekaligus, mintalah teman rnencari pertolongan, serne<span style="z-index:8;position:absolute;"></span></font><font face="Times New Roman"><span style="z-index:8;position:absolute;"></span></font></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><font face="Times New Roman">1. Lihat dulu keadaan, sebelum memberi pertolongan. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">2. <span>Usahakan agar dalam memberi pertolongan din Anda tetap aman.</span></font></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><font face="Times New Roman">3. Cegahlah jatuh korban lebih banyak, singkirkan korban dan tempat yang</font></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><font face="Times New Roman"><span>   </span><span> </span><span> </span>berbahaya.</font></p>
<p style="text-indent:-9pt;text-align:justify;margin:0 0 0 9pt;"><font face="Times New Roman">4. Bila jumlah korban banyak, berilah pertolongan tenlebih dahulu pada penderita</font></p>
<p style="text-indent:-9pt;text-align:justify;margin:0 0 0 9pt;"><font face="Times New Roman"><span>  </span><span>  </span>yang <span> </span>jiwanya terancam. Cari bantuan, baru kemudian beri<span>  </span>pertolongan pada yang</font></p>
<p style="text-indent:-9pt;text-align:justify;margin:0 0 0 9pt;"><font face="Times New Roman"><span> </span><span> </span><span>  </span>kurang berat.</font></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 12pt;"><font face="Times New Roman">Sesuai dengan namanya, maka pertolongan yang diberikan bersifat sementara lalu bila keadaan gawat diteruskan pada orang yang lebih ahli. Biasanya kecelakaan lalu lintas atau kecelakaan laut yang menimbulkan luka dan patah tulang, sebelum dibawa ke rumah sakit diberi dulu pertolongan agar penyakitnya tidak bertambah berat atau tidak bertambah sakit. Selain itu luka-luka kecil dapat pula diobati sendiri, sehingga tidak perlu diteruskan pada orang ahli.</font></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 12pt;"><font face="Times New Roman">Orang yang mengalami keeelakaan sendiri bila mempunyai sedikit pengetahuan tentang pertolongan pertama pada keeelakaan, dapat pula mengobati dirinya sendiri bila kebetulan di tempat keeelakaan itu tidak ada orang lain.</font></p>
<p><b><font face="Times New Roman">PERTOLONGAN PERTAMA PADA PENDERITA YANG TIDAK SADAR</font></b></p>
<p style="margin-bottom:12pt;text-align:justify;"><font face="Times New Roman">Penderita dikatakan tidak sadar bila ia tidak dapat menjawab pertanyaan yang diajukan atau menjawab dengan jawaban yang tidak lengkap, dan teratur. Pendenta yang tidak sadar, bila tidak diberikan pertolongan dengan cepat dan tepat, akan mengakibatkan fatal, apalagi jalan pernafasannya tersumbat. Menghadapi penderita yang tersumbat jalan nafasnya, perlu diberi pentolongan sebagai benikut: </font></p>
<p style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:5pt 0 12pt 36pt;"><font face="Times New Roman"><span>1.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span>Baringkan pendenita tanpa bantal, lalu taniklah kepalanya ke arah belakang sejauh mungkin, dan miningkan kepalanya.</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:5pt 0 12pt 36pt;"><font face="Times New Roman"><span>2.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span>Doronglah dagunya ke atas dengan mulut tertutup.</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:5pt 0 12pt 36pt;"><font face="Times New Roman"><span>3.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span>Dengarlah nafas penderita dengan meletakkan telinga Anda dekat hidung pendenita, bila bunyi nafas belum teratur, cobalah perbaiki kembali sikap di atas. </font></p>
<p style="margin-bottom:12pt;text-align:justify;"><font face="Times New Roman">Penderita yang tidak sadar tetapi masih bernafas kita letakkan dalam sikap tertelungkup kepala miring, lalu tangan dan tungkainya digerak—gerakkan heberapa kali, lengan dan kaki yang digerakkan itu harus searah dengan muka penderita, dengan demikian jalan pernafasan dapat terjamin kelancarannya.</font><span><font face="Times New Roman">Selama penderita tidak sadar hendaklah selalu diawasi, terutama pernafasannya, sampai penderita dapat bicara atau telah mendapat pertolongan dokter. Selama pengangkutan, walaupun penderita telah sadar, harus selalu diawasi karena terhalangnya jalan pernafasan itu dapat menyebabkan kematian. Bila penderita muntah bersihkan segera mulut dan hidung penderita agar tidak termasuk ke dalam paru-paru.</font></span><span><font face="Times New Roman"><span> </span></font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span></p>
<p style="margin-bottom:12pt;text-align:justify;"><span></span><b><font face="Times New Roman">PERTOLONGAN PERTAMA PADA PENDERITA YANG TIDAK BERNAFAS</font></b></p>
<p style="margin-bottom:12pt;text-align:justify;"><font face="Times New Roman">Penderita yang mendapat kecelakaan berat sering tidak bernafas, maka dalarn keadaan demikian ia berada dalam bahaya besar karena otak yang tidak mendapat oksigen selama 4-6 menit akan rusak, sehingga dapat menyebabkan kematian.</font></p>
<p style="margin-bottom:12pt;text-align:justify;"><font face="Times New Roman">Untuk memenuhi kebutuhan oksigen itu, perlu segera dibuat nafas buatan dari mulut ke mulut.</font></p>
<p style="margin-bottom:12pt;text-align:justify;"><font face="Times New Roman"></font><font face="Times New Roman">Cara mcngetahui apakah penderita masih bernafas atau tidak, </font></p>
<p style="margin-bottom:12pt;text-align:justify;"><font face="Times New Roman">lihat gerakan dadanya atau letakkanlah telinga Anda pada hidungnya. </font><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p style="margin-bottom:12pt;"><font face="Times New Roman"></font><font face="Times New Roman"></font></p>
<p><font face="Times New Roman">tutup hidungnya, tiup mulut penderita <span>                </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span></span>miringkan mukanya ke samping </font></p>
<p><b><font face="Times New Roman">CARA MEMBUAT NAFAS BUATAN DARI MULUT KE MULUT </font></b></p>
<p><font face="Times New Roman"><span>1.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span>Tidurkan penderita, lalu tariklah dagunya ke belakang sejauh mungkin, kemudian bersihkan hidung dan mulutnya dari kotoran. </font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span><span>2.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span><span>Tutup hidung penderita dengan jari-jari Anda lalu tiuplah mulut penderita, lepaskan, tiup lagi dengan kecepatan kira-kira 20 kali per menit. Udara yang Anda tiup ke dalarn mulut penderita akan mengernbangkan dadanya dan bila tiupan dihentikan udara dalam paru-paru akan keluar dengan sendiri. karena daya elastis dan berat rongga dada.</span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span></span></font><font face="Times New Roman"><span><span>3.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span><span>Bila penderita mulai bernafas sendiri aturlah tiupan nafas Anda sesuai dengan</span></font><span><font face="Times New Roman">Irama pernafasan penderita itu sendiri.</font></span></p>
<p><span></span><font face="Times New Roman"><span><span>4.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span><span>Setelah pernafasannya teratur tetapi masih belum sadar, telungkupkan</span></font><font face="Times New Roman"><span><span>    </span><span>  </span>penderita, lalu </span><span>mukanya dimiringkan ke samping.</span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span></span></font><span><font face="Times New Roman">5. Nafas buatan kadang-kadang perlu diberi selama satu jam atau lebih.</font></span></p>
<p><span><font face="Times New Roman"></font></span><span><span></span><br />
<b><font face="Times New Roman">PERTOLONGAN PADA KECELAKAAN DENGAN PENDARAHAN </font></b></p>
<p></span><span><span><font face="Times New Roman">Korban yang mengeluarkan darah, harus segera dihentikan pendarahan itu. Bila yang berdarah itu bagian luar tubuh, tekanlah daerah yang mengeluarkan darah itu dengan kain bersih atau dengan telapak tangan.</font></span><span><font face="Times New Roman">Bila yang bcrdarah itu lengan atau kaki tekanlah daerah pendarahan lalu angkatlah bagian tubuh yang berdarah itu sehingga terletak lebih tinggi dari jantung. Bila pendarahan itu berasal dari kepala atau leher dan penderita dalam keadaan sadar, suruhlah ia duduk.</font></span><span><font face="Times New Roman">Bila ada perban atau kain bersih, ikatlah daerah yang luka itu agak kuat sehingga darahnya berhenti.</font></span><span><font face="Times New Roman"><span> </span></font></span></span><span><span><font face="Times New Roman"><span></span><b>BENDA ASING DALAM LUKA</b></font></span></span><span> </span><span><span></span><span><font face="Times New Roman">Kotoran, potongan kayu, gelas, besi yang terdapat di dalam luka yang mudah diangkat bisa dibuang, tetapi bila bcnda asing itu terbcnamjangan diapa-apakan, biarlah dokter yang rnengeluarkannya. Tugas Anda cukup menekan daerah itu agar perdarahannya herhenti lalu bungkuslah dengan kain bersih. </font></span></p>
<p><span></span><font face="Times New Roman"><b><span>PERDARAHAN DALAM </span></b></font></p>
<p></span><font face="Times New Roman"><b><span></span></b><span></span></font><span><font face="Times New Roman">Kadang-kadang perdarahan terjadi di dalam rongga perut, rongga dada, atau rongga kepala, sehingga tidak tampak dari luar. Keadaan demikian harus segera mendapat pertolongan dokter.</font></span><span><font face="Times New Roman">Perdarahan yang terlalu banyak dapat menyebabkan orang kehabisan darah dan meninggal. Perdarahan yang rnencapai 1 liter perlu segera mendapat tratisfusi darah.<br />
Bila Anda melihat orang kecelakaan, tidak ada tanda luka, tetapi tampak pucat dan berkeringat dingin, nadi kecil dan cepat, jangan lupa ada kemungkinan perdarahan dalam dan harus segera dibawa ke rumah sakit atau puskesmas.</font></span></p>
<p><span></span><b><span><font face="Times New Roman">PERTOLONGAN LUKA BAKAR</font></span></b></p>
<p><font face="Times New Roman"><span>Setiap orang yang terbakar atau tersiram air panas harus segera dicelupkan bagian badan yang terbakar ke dalam air dingin, selama penderita masih merasa panas dan paling sedikit 10 menit.</span></font><span><font face="Times New Roman">Bila ada kain yang melekat pada luka bakar biarkan saja, jangan diangkat agar tidak menimbulkan pendarahan. Bila penderita telah merasa dingin, keringkan lalu tutup dengan kain bersih agar tidak kemasukan kurnan pada luka bakarnya.</font></span></p>
<p><span></span><b><span><font face="Times New Roman">PERTOLONGAN PADA PATAH TULANG</font></span></b></p>
<p><b><span></span></b><span><font face="Times New Roman">Tulang manusia cukup kuat menahan berat badan, tetapi bila mendapat pukulan yang teriampau keras dapat patah atau retak. Adanya patah tulang lapat diketahui bila pendenta merasa sangat sakit di daerah tulang tertentu, disertai pembengkakan dan bentuk anggota badan pun telah herubah, misalnya ldngan atau kaki membengkok atau menjadi lebih pendek.<br />
Untuk menentukan adanya retak tulang perlu dibuat foto Röntgen. Ada dua macam patah tulang; </font></span></p>
<p><span></span><font face="Times New Roman"><span><span>1.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span><span>Patah tulang terbuka, di sini tampak luka dan kadang-kadang tuiangnya menonjol ke luar. Pertolongannya pertarna-tama harus dihentikan pendarahan lalu luka di tutup dengan kain bcrsih, kcmudian dipasang bidai agar tidak bergerak sewaktu diangkut ke rumah sakit. </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span></span></font><font face="Times New Roman"><span><span>2.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span><span>Patah tulang tertutup, tulang patah tetapi tidak disertai iuka. Penderita yang diduga patah tulang, harus diberi tahu agar tidak bergerak, supaya tidak bertambah sakit dan memperburuk keadaan patah tulangnya.</span></font><span><font face="Times New Roman">Bila tidak ada bidai dapat dipakai bantal scbagai ganjalan agar patah tulang tidak bergerak, atau apa saja asalkan penderita merasa enak dan tidak bertambah sakit.<br />
Penderita dengan patah tulang lengan dan sadar. bila berjalan ke rumah sakit tidak terlalu jauh dapat disuruh memegang lengan yang patah itu dengan lengan yang sehat. Selendang, taplak meja atau perban, dapat pula dipakai untuk menggantung lengan yang patah pada lehernya.</font></span></p>
<p><span></span><span><font face="Times New Roman">Bila diduga, penderita patah tulang tumit atau telapak kaki, jangan disuruh berjalan atau berdiri. Agar kaki patah tidak hergerak-gerak, maka dalam perjalanan ke rumah sakit ganjal saja kaki itu dengan bantal kepala.</font></span><font face="Times New Roman"></font><span><font face="Times New Roman">Bila diduga terdapat patah tulang paha atau tulang kering, maka ikatlah tungkai yang patah bersama-sama dengan tungkai yang sehat. jadi kedua paha, kedua betis dan kaki diikat bersama-sarna, dengan demikian tungkai yang patah tidak akan bergerak selama dalam perjalanan ke rumah sakit. </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Tulang kering patah </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span></p>
<p><span></span><span><font face="Times New Roman">Bila diduga terjadi patah tulang punggung atau tulang leher, sebaiknya, Anda membiarkan penderita di tempat, sambil rneminta pertolong ambulans. Bila penderita berada di tengah jalan, blokir dulu jalan itu, sebab bila diangkat oleh tenaga bukan ahli dapat menyebabkan penderita Iurnpuh seumur hidup.</font></span><span><font face="Times New Roman">Ben tahu penderita agar tetap tenang dan tidur di tempat terjadi kecelakaan, jangan coba memindahkan penderita ke pinggir karena kesalahan cara mengangkat penderita dapat menyebabkan dia lumpuh dan tidak dapat menahan keluarnya air seni.</font></span><span><span></span><br />
<font face="Times New Roman"><b>Keseleo<br />
</b>Sendi tulang yang keluar dan mangkuknya disebut keseleo. Pcrtolongannya sama dengan patah tulang, yaitu usahakan agar bagian ‘ ang sakit tidak bergerak, lalu segera bawa ke dokter untuk pertolongan selanjutnya. Adanya sendi yang keluar atau patah tulang hanya dapat diketahui dengan pasti melalui sinar Röntgen.</font></span></p>
<p><span><font face="Times New Roman"></font></span><span><span></span><br />
<b><font face="Times New Roman">PERTOLONGAN PADA ORANG YANG KERACUNAN</font></b></span></p>
<p><span></span><span><font face="Times New Roman">Orang pingsan yang diduga memakan racun harus segera dibawa ke rumah sakit. Selama perjalanan ke rumah sakit, penderita ditengkurapkan dan mukanya dimiringkan. Bila ada sisa makanan atau obat harus dibawa juga ke rumah sakit.</font></span><span><font face="Times New Roman">Bila korban masih sadar, usahakanlah agar dia dapat muntah dengan jalan menyentuh kerongkongannya dengan jari-jarinya sendiri atau jari-jari Anda. Setelah cukup banyak muntah yang keluar, berilah minum air<b> </b>atau susu dan segera bawa ke dokter atau ke rumah sakit. Muntahan yang keluar itu harus dibawa juga ke rumah sakit.<br />
Bila racun itu berupa minyak tanah, bensin atau cairan kimia yang menyebabkan mulut tenbakar, tidak boleh dibuat muntah, agar tidak terrjadi pendarahan, bawalah segera ke rumah<span>  </span>sakit.</font></span></p>
<p><span></span><font face="Times New Roman"><b>PINGSAN KARENA</b> <b>SENGATAN PANAS MATAHARI </b></font></p>
<p><font face="Times New Roman">Pada upacara di terik matahari sering kita lihat tiba-tiba ada yang jatuh. Korban demikian harus segera dibawa ke tempat yang dingin, ke bawah pohon atau ke dalam rumah. Biarlah dia tenbaring sebentar karena biasanya akan bangun sendiri bila tidak kepanasan lagi. <span>Bila pingsannya terlalu lama bawa ke rumah sakit.</span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span></span></font><font face="Times New Roman"><b><span>PINGSAN KARENA KEDINGINAN</span></b></font></p>
<p><span><font face="Times New Roman">Pendaki gunung yang puucaknya dingiu dapat pula piugsan karena kedinginan. Biasauya sebelum piugsan korban kediugmau dan menggigil dan bila tidak segera mendapat pertolongan akan pingsan yang dapat mcngakibatkan kematian.<br />
Korban demikiau harus segera dibawa ke tempat hangat, diberi selimut tebal. Bila ada air hangat dan korban masih sadar berilah dia minum. Bila korban scdang berada di puncak gunung harus segera dibawa turun untuk meudapat pertolongan lebih lanjut. Sebaiknya sebelum mendaki gunung, diperiksa dulu ramalan cuaca, bila ramalan cuaca akan turun hujan lebat scbaiknya ditunda dulu pendakian itu. </font></span><span></span><span><font face="Times New Roman"></font><span><font face="Times New Roman"></font></span></span><span></span><span><span></span><span><font face="Times New Roman"></font><span><font face="Times New Roman"></font><span><font face="Times New Roman"></font></span></span></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/primaraga.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/primaraga.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/primaraga.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/primaraga.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/primaraga.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/primaraga.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/primaraga.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/primaraga.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/primaraga.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/primaraga.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/primaraga.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/primaraga.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/primaraga.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/primaraga.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/primaraga.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/primaraga.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primaraga.wordpress.com&amp;blog=2583873&amp;post=4&amp;subd=primaraga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primaraga.wordpress.com/2008/01/22/petunjuk-pertolongan-pertama-pada-keeelakaan-p3-k/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a1955799feb28de351c76725d333a01?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lutfi08</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
